Meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an pada mata pelajaran BTA melalui Metode Reading Aloud

BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah
Al Qur’an adalah Kitab Suci yang merupakan sumber utama dan pertama ajaran Islam, menjadi petunjuk kehidupan umat manusia diturunkan Allah kepada Nabi Muhammad S.a.w. sebagai salah satu rahmat yang tak ada taranya bagi alam semesta. Di dalamnya terkumpul wahyu Ilahi yang menjadi petunjuk, pedoman dan pelajaran bagi siapa yang mempercayai serta mengamalkannya. Karena itu setiap orang yang mempercayai Al Qur’an, akan bertambah cinta kepadanya, cinta untuk membacanya, untuk mempelajarinya dan memahaminya serta mengamalkan dan mengajarkannya.
Al Qur’an diturnkan kepada Nabi Muhammad S.a.w. sekian abad yang lalu. Persoalan yang muncul dan menjadi rumit ketika jarak waktu, tempat, budaya antara pembaca dan teks demikian jauh. Al Qur’an yang diturunkan di Arab dan berbahasa Arab akan berbeda ditangkap oleh umat muslim bangsa Indonesia secara kultur. Akan tetapi, Al Qur’an bagaimanapun adalah Kitab Allah SWT. untuk semua manusia yang menandung nilai-nilai universal yang kontekstual untuk segala zaman. Untuk mengetahui nilai-nilai yang universal tersebut maka Al Qur’an perlu dipelajari.
Hal itu sesuai dengan Firman Allah SWT. Surat Al Qomar Ayat 17, yaitu:
        (القمر : 17)
Dan sesungguhnya telah Kami mudahkan Al Qur’an untuk pelajaran, Maka adakah orang yang mengambil pelajaran? (QS. Al Qomar:17).
Dalam Surat An-Nahl Ayat 44 Allah SWT. berfirman:
    ••       (النحل : 44)
Dan Kami turunkan kepadamu Al Qur’an, agar kamu menerangkan pada umat manusia apa yang telah diturunkan kepada mereka dan supaya mereka memikirkannya. (QS. An Nahl: 44).
Siapapun yang mempelajari Al Qur’an, Allah anak memudahkannya. Setiap insane dianjurkan untuk mengajarkan Al Qur’an kepada dirinya sendiri, keluarga, dan orang lain. Disamping itu juga harus memikirkan, merenungkan, memahami dan mengamalkannya dalam kehidupan sehari-hari. Untuk mengatasi hal itu maka tentunya harus bisa membaca Al Qur’an dengan baik dan benar. Bagi yang belum bisa membaca Al Qur’an, tentunya sulit untuk mempelajari Al Qur’an. Oleh karena itu, diperlukan cara membaca Al Qur’an yang tidak menyulitkan terutama bagi pemula atau anak yang masih kecil.
Al Qur’an terdiri dari dari huruf-huruf hijaiyah dan bagi pembaca harus mengetanui mana bacaan panjang dan pendek ataupun penggalan-penggalan ayat Al Qur’an. Oleh sebab itu, sebelum membaca Al Qur’an tentunya harus mengetahui kaidah-kaidah bacaan yang disebut ilmu tajwid. Disamping itu, membaca Al Qur’an juga harus fasih agar maknanya tidak berubah. Demikian pula agar Al Qur’an enak didengar, maka juga diharuskan dibaca dengan jelas dan tartil. Namun sebagian besar umat muslim banyak yang mengabaikan hal demikian.
Salah satu kesulitan membaca Al-Qur’an bagi anak-anak adalah karena ayat-ayatnya terdapat kalimat yang panjang sehingga mengakibatkan kurang lancar, bahkan tidak faasih dalam membaca. Kesulitan tersebut diakibatkan karena pada tingkat dasar belum sepenuhnya memahami ilmu tajwid, dan biasanya para ustadz mengajarkan secara praktis, sehingga seringkali anak sekedar menghafal saja.
Hal tersebut di atas juga banyak dialami oleh anak didik yang masih duduk dibangku tingkat dasar. Maka bagi guru perlu menggunakan metode yang tepat dan efisien dalam mengajarkan membaca Al Qur’an. Salah satu metode yang dapat diterapkan dalam pengajaran membaca Al-Qur’an adalah metode Reading Aloud (membaca keras), di mana metode ini menuntut perhatian anak. Jika yang melakukannya adalah orangtua, dua manfaat sekaligus didapat; menumbuhkan kegemaran membaca pada anak, juga menjalin kedekatan antara anak dan orangtua.
Berdasarkan pengamatan awal yang penulis lakukan di Madrasah Ibtidaiyah (MI) Lebo 01 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang, kemampuan siswa dalam membaca Al Qur’an masih rendah, terutama belum sesuai dengan kaidah ilmu tajwid. Hal ini dapat diketahui bahwa hasil belajar pada tahun sebelumnya ketuntasan belajar secara klasikal belum tercapai yaitu dengan skor rata-rata kelas 6,8 atau ketuntasan baru 67%. Sementara ketuntasan yang diharapkan adalah 85%. Kondisi tersebut bukan semata-mata karena daya serap siswa yang rendah, tetapi lebih banyak faktor yang mempengaruhinya. Bisa jadi karena metode pembelajaran yang kurang tepat, model pembelajaran kurang menarik, atau mungkin karena faktor kesiapan siswa dakam menerima materi pelajaran yang kurang maksimal.
Namun dari beberapa faktor tersebut, berdasarkan pengamatan awal yang peneliti lakukan terdapat kecenderungan yang mengarah pada faktor metode pembelajaran yang harus diperbaiki. Dimana metode yang digunakan sebelumnya sebatas pada teori, peran aktif siswa kurang diperhatikan, sehingga hasil pembelajaran BTA belum maksimal.
Selanjutnya untuk mengetahui bagaimana kemampuan membaca Al Qur’an siswa MI Lebo 01 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang terutama dalam mempraktikkan bacaan ayat-ayat Al Qur’an yang baik dan benar sesuai dengan tuntunan ilmu tajwid dan penggunaan metode reading aloud maka diperlukan suatu penelitian ilmiah. Hal inilah yang mendorong penulis untuk menulis skripsi ini dengan judul: “MENINGKATKAN KEMAMPUAN MEMBACA AL QUR’AN PADA MATA PELAJARAN BTA MELALUI METODE READING ALOUD DI KELAS IV MI LEBO 01 KECAMATAN GRINGSING KABUPATEN BATANG TAHUN PELAJARAN 2010/2011.”
B. Penegasan Istilah
Mengingat luasnya ruang lingkup yang diuraikan, maka untuk menghindari pembiasan dalam memahami pembahasan, maka penulis akan membatasi ruang lingkup permasalahan yang akan dibahas sebagai berikut:
1. Kemampuan membaca Al Qur’an yang dimaksud disini adalah kemampuan yang harus dikuasai oleh seorang siswa setelah mengikuti proses belajar mengajar khususnya dalam membaca Al Qur’an.
2. Metode Reading aloud yang akan dikaji adalah penerapan metode pembelajaran pada saat proses belajar mengajar mata pelajaran Baca Tulis Al Qur’an (BTA).

C. Rumusan Masalah
Berdasarkan uraian latar belakang masalah di atas, maka rumusan masalah pada penelitian tindakan ini adalh sebagai berikut:
1. Bagaimanakah kemampuan membaca Al Qur’an siswa kelas IV di MI Lebo 01 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang tahun pelajaran 2010/2011?
2. Bagaimanakah penggunaan metode reading aloud di MI Lebo 01 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang?
3. Apakah melalui metode reading aloud kemampuan membaca Al Qur’an pada mata pelajaran BTA siswa kelas IV MI Lebo Gringsing Batang Tahun Pelajaran 2010/2011 dapat meningkat?

D. Tujuan dan Manfaat Penelitian
1. Tujuan Penelitian
Berpijak pada rumusan masalah tersebut di atas, maka tujuan penelitian ini adalah:
a. Untuk mengetahui kemampuan membaca Al Qur’an di MI Lebo 01 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang tahun ajaran 2010/2011.
b. Untuk mengetahui penggunaan metode reading aloud di MI Lebo 01 Kecamatan Gringsing Kabupaten Batang.
c. Untuk mengetahui ada tidaknya peningkatan kemampuan membaca Al Qur’an pada mata pelajaran BTA di kelas IV melalui metode reading aloud.
2. Manfaat Penelitian
a. Manfaat Teoritis
Dengan hasil penelitian ini diharapkan dapat bermanfaat bagi guru sebagai referensi dalam menggunakan metode reading aloud khususnya pada mata pelajaran membaca Al Qur’an di madrasah ibtidaiyah.
b. Manfaat Praktis
1) Bagi Guru
Dengan dilaksanakannya penelitian tindakan ini, diharapkan dapat memberi masukan dan wawasan kepada guru untuk lebih mengetahui secara tepat, menghayati strategi pembelajaran dengan metode reading aloud pada pembelajaran Baca Tulis Al Qur’an.
2) Bagi siswa
Siswa sebagai subyek langsung dari penelitian ini, yang langsung dikenai tindakan, diharapkan memaluui metode reading aloud ada perubahan-perubahandalam diri siswa baik dari aspek kognitif, afektif, maupun psikomotor dan kebiasaan belajar efektif sehingga penelitian sangat menguntungkan bagi siswa.
3) Bagi Sekolah
Memberikan sumbangan pemikiran sebagai alternafit meningkatkan kualitas dan mutu pembelajaran di madrasah.
4) Bagi Peneliti
Menambah wawasan pengetahuan dalam menggunakan suatu metode dalam rangka meningkatkan kemampuan membaca Al Qur’an pada saat proses belajar mengajar Baca Tulis Al Qur’an

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s